top of page

Cara Desain Infografis yang Efisien untuk Komunikasi Profesional

  • Gambar penulis: Poligrabs Infographic
    Poligrabs Infographic
  • 24 Des 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Jan

Dalam dunia komunikasi visual, infografis menjadi alat penting untuk menyampaikan informasi secara cepat dan jelas. Kami akan membagikan panduan praktis tentang cara desain infografis yang efisien. Panduan ini dirancang khusus untuk membantu organisasi seperti BUMN, pemerintah, LSM, dan organisasi diplomatik dalam menyampaikan pesan secara efektif dan profesional.


Memahami Dasar Cara Desain Infografis


Sebelum mulai mendesain, penting untuk memahami prinsip dasar yang harus diterapkan. Infografis harus mampu menyajikan data atau informasi kompleks dalam bentuk yang mudah dipahami. Berikut beberapa langkah awal yang kami sarankan:


  • Tentukan tujuan infografis: Apakah untuk edukasi, laporan, atau promosi? Tujuan ini akan mempengaruhi gaya dan isi desain.

  • Kenali audiens: Sesuaikan bahasa visual dan tingkat detail dengan kebutuhan audiens.

  • Kumpulkan data yang valid: Pastikan semua informasi yang akan ditampilkan akurat dan relevan.

  • Pilih format yang tepat: Infografis bisa berupa timeline, peta, diagram, atau kombinasi beberapa format.


Dengan memahami dasar ini, proses desain akan lebih terarah dan hasilnya lebih efektif.


Langkah-Langkah Praktis Cara Desain Infografis


Setelah memahami dasar, kami akan menjelaskan langkah-langkah praktis yang bisa langsung diterapkan:


  1. Rancang sketsa kasar

    Buatlah sketsa kasar untuk menentukan tata letak elemen utama seperti judul, grafik, dan teks. Sketsa ini membantu menghindari kesalahan tata letak saat proses digital.


  2. Gunakan palet warna yang konsisten

    Pilih warna yang sesuai dengan identitas organisasi dan mudah dibaca. Hindari penggunaan warna yang terlalu mencolok atau bertabrakan.


  3. Pilih tipografi yang jelas

    Gunakan font yang mudah dibaca dan profesional. Kombinasikan maksimal dua jenis font untuk menjaga kesan rapi.


  4. Sederhanakan informasi

    Gunakan poin-poin dan grafik sederhana untuk menyampaikan data. Hindari teks panjang yang membingungkan.


  5. Manfaatkan ruang kosong

    Ruang kosong membantu mata fokus pada elemen penting dan membuat desain tidak terasa padat.


  6. Periksa konsistensi visual

    Pastikan semua elemen seperti ikon, warna, dan ukuran font konsisten di seluruh infografis.


  7. Uji coba dan revisi

    Tampilkan desain kepada beberapa orang untuk mendapatkan masukan dan lakukan revisi jika diperlukan.


Eye-level view of a designer sketching an infographic layout on paper
Sketsa kasar infografis sebagai langkah awal desain

Apa yang seharusnya menjadi fokus utama ketika mendesain infografis?


Fokus utama dalam desain infografis adalah kejelasan pesan. Infografis bukan sekadar hiasan visual, melainkan alat komunikasi yang harus efektif. Berikut aspek yang harus menjadi perhatian utama:


  • Informasi yang mudah dipahami

Gunakan bahasa yang lugas dan visual yang mendukung pemahaman. Grafik harus menggambarkan data secara akurat tanpa menimbulkan kebingungan.


  • Hierarki visual yang jelas

Prioritaskan informasi penting dengan ukuran dan warna yang menonjol. Ini membantu audiens menangkap inti pesan dengan cepat.


  • Kesesuaian dengan konteks organisasi

Desain harus mencerminkan nilai dan citra organisasi. Misalnya, warna dan gaya yang formal untuk instansi pemerintah.


  • Keterbacaan di berbagai perangkat

Pastikan infografis tetap jelas saat dilihat di layar komputer, tablet, maupun ponsel.


Dengan fokus pada aspek-aspek ini, infografis akan menjadi alat komunikasi yang efektif dan profesional.


Penggunaan Elemen Visual yang Tepat dalam Infografis


Elemen visual adalah kunci dalam desain infografis. Gunakanlah elemen-elemen berikut secara bijak:


  • Ikon dan simbol

Gunakan ikon yang mudah dikenali untuk memperjelas poin-poin penting. Hindari ikon yang terlalu rumit.


  • Grafik dan diagram

Pilih jenis grafik yang sesuai dengan data, seperti diagram batang untuk perbandingan atau diagram lingkaran untuk proporsi.


  • Warna

Gunakan warna untuk membedakan kategori data atau menyoroti informasi penting. Warna juga dapat digunakan untuk menciptakan mood yang sesuai.


  • Garis dan batas

Garis dapat membantu memisahkan bagian-bagian infografis agar lebih terstruktur.


  • Tipografi

Gunakan ukuran dan gaya font untuk menunjukkan hierarki informasi.


Close-up view of a computer screen displaying a clean and professional infographic design
Desain infografis profesional dengan elemen visual yang tepat

Memanfaatkan Teknologi dan Alat Desain untuk Efisiensi


Dalam proses desain, manfaatkanlah berbagai alat dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil. Beberapa alat yang kami rekomendasikan:


  • Canva

Platform ini mudah digunakan dan menyediakan banyak template infografis yang bisa disesuaikan.


  • Adobe Illustrator

Cocok untuk desain infografis yang membutuhkan detail dan kontrol penuh atas elemen visual.


  • Piktochart

Alat khusus untuk membuat infografis dengan fitur drag-and-drop yang intuitif.


  • Google Charts

Berguna untuk membuat grafik interaktif yang dapat diintegrasikan ke dalam infografis digital.


Selain alat, kami juga menyarankan untuk selalu memperbarui pengetahuan tentang tren desain terbaru dan teknik visualisasi data. Ini akan membantu menghasilkan infografis yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik secara visual.


Meningkatkan Dampak Infografis Melalui Distribusi yang Tepat


Desain infografis yang baik harus diikuti dengan strategi distribusi yang efektif agar pesan sampai ke target audiens. Berikut beberapa cara yang kami terapkan:


  • Publikasi di website resmi

Tempatkan infografis pada halaman yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.


  • Media sosial

Bagikan infografis di platform seperti LinkedIn, Twitter, dan Facebook dengan caption yang menarik.


  • Presentasi dan laporan

Gunakan infografis dalam dokumen resmi dan presentasi untuk memperkuat penyampaian data.


  • Email newsletter

Sertakan infografis dalam email untuk menarik perhatian pembaca.


  • Cetak dan pameran

Jika diperlukan, cetak infografis dalam format poster untuk acara atau pameran.


Strategi distribusi yang tepat akan memastikan infografis mencapai audiens yang diinginkan dan memberikan dampak maksimal.


Kesimpulan


Dalam praktik kami, menerapkan tips desain infografis yang tepat sangat membantu dalam menghasilkan karya yang efektif dan profesional. Dengan mengikuti panduan ini, organisasi dapat meningkatkan kualitas komunikasi visual dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Infografis yang dirancang dengan baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menciptakan dampak yang mendalam.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bottom of page