top of page
  • Writer's pictureRolip Saptamaji

Storytelling: Kunci Sukses untuk Menyakinkan Audiens dalam Public Speaking dari Simon Sinek


Simon Sinek (lwtheatres.co.uk)

Great leaders are the ones who start with why.

They know that people won't truly buy into a product, service, movement, or idea

until they understand the belief, cause, or purpose behind it."

Simon Sinek, 2011


Kita semua paham bahwa public speaking adalah keahlian yang berharga dan jika kita melihat beberapa contoh pasti akan terasa mudah dipraktekkan. Namun kenyataannya, menyampaikan pesan yang jelas dan meyakinkan kepada audiens bukanlah hal yang mudah. Simon Sinek, penulis buku "Start with Why" dan seorang motivational speaker, menggunakan konsep storytelling sebagai salah satu teknik penting untuk membantu menyampaikan pesan yang efektif dan meyakinkan. Dalam hal public speaking, ini berarti bahwa seorang pemimpin harus memulai dengan membagikan visinya dan tujuannya kepada audiens sebelum membahas produk, layanan, atau ide yang ingin dicapai. Narasi inilah yang disebut Sinek sebagai storytelling yang penting dalam public speaking.


Storytelling ala Simon Sinek

Dalam public speaking, penyampaian pesan yang efektif sangat dipengaruhi oleh cara pesan itu disampaikan. Teknik storytelling membantu membuat pesan menjadi lebih menarik dan memiliki dampak yang lebih besar pada audiens. Menurut Simon Sinek, storytelling membantu menyampaikan pesan dengan menekankan aspek emosional dan membuat audiens merasa terkoneksi dengan apa yang sedang dibicarakan.


Salah satu teknik storytelling yang dianjurkan oleh Simon Sinek adalah dengan memulai dari "why" (mengapa) sebelum "what" (apa) dan "how" (bagaimana). Ini membantu membuat audiens merasa terhubung dengan pesan dan memahami alasan mengapa hal tersebut penting. Selain itu, teknik storytelling juga membantu membuat pesan lebih mudah diingat. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa orang cenderung lebih memahami dan mengingat informasi yang disampaikan dalam bentuk cerita dibandingkan informasi yang disampaikan secara abstrak.


Metode Sinek ini berbeda dari teknik storytelling lain yang lebih menekankan pada bagaimana produk atau layanan harus dipromosikan dan menjelaskan fitur dan manfaatnya. Dalam teknik storytelling Sinek, pemimpin atau pembicara harus menyampaikan makna dan visinya sebelum menjelaskan produk atau layanannya. Sinek menekankan pada bagaimana memotivasi audiens untuk berpikir dan bertindak daripada menjelaskan fitur produk, jasa ataupun prestasi, sementara teknik storytelling lainnya lebih terfokus pada penjualan produk atau layanan.



Pentingnya Storytelling

Dalam public speaking, teknik storytelling memiliki peran penting dalam membantu menyampaikan pesan yang efektif dan meyakinkan. Dengan memulai dari "why" dan menekankan aspek emosional, pesan yang disampaikan akan lebih mudah diingat dan memiliki dampak yang lebih besar pada audiens. Coba gunakan teknik storytelling dalam public speaking Anda dan rasakan manfaatnya sendiri. Latihlah cara membuat cerita yang menarik dan menekankan aspek emosional untuk meningkatkan efektivitas pesan yang disampaikan.


Referensi:

Sinek, Simon. (2011). Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action. Penguin.

Zoglin, Richard. (2019). The Art of Storytelling: Easy Steps to Presenting an Unforgettable Story. John Wiley & Sons.


bottom of page