top of page
  • Writer's pictureRolip Saptamaji

Rahasia Public Speaking: Bicara bukan cuma soal apa tapi juga soal cara

Public speaking apapun formatnya dari pidato, presentasi bisnis hingga berbagi cerita inspiratif adalah keterampilan yang penting bagi setiap individu, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Dalam public speaking, bukan hanya isi yang penting, namun bagaimana cara mengatakannya juga sangat mempengaruhi bagaimana audiens menerima pesan tersebut. Oleh karena itu, intonasi menjadi salah satu aspek penting yang dapat membantu menguatkan pesan dan meyakinkan audiens.


a man scream in the middle of the roads
Kontrol Intonasi

Mengenal Intonasi

Intonasi adalah suara yang digunakan untuk membawakan suatu pernyataan, yang menekankan arti suatu kata atau frasa. Intonasi dapat membantu mengungkapkan perasaan dan memberikan context tambahan bagi audiens. Intonasi juga membantu pembicara untuk menyalurkan emosi yang dimuat oleh konten kepada audiens, seperti sedih, marah, terharu, berduka atau bersemangat. Dalam public speaking, intonasi yang baik, mampu menyalurkan tekanan emosional dan memberikan acuan urgensi konten dapat membantu meningkatkan keyakinan dan meyakinkan audiens. Meskipun begitu, penggunaan intonasi dalam public speaking memerlukan latihan yang cukup intens untuk mampu membawakannya secara natural. Cara melatihnya cukup sederhana, namun memerlukan intensitas yang tinggi untuk membuat anda terbiasa. Untuk melatih intonasi sebelum melakukan public speaking, ikuti beberapa cara berikut:

  1. Latihlah dengan bacaan. Mulailah dengan membaca teks yang memiliki variasi intonasi dan latihlah membacanya dengan berbagai intonasi.

  2. Dengarkan intonasi orang lain. Dengarkan intonasi orang lain saat berbicara, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam presentasi. Cobalah untuk menirunya dan memahami bagaimana intonasi mempengaruhi pesan.

  3. Rekam suaramu dan dengarkan kembali. Rekam suaramu saat berbicara dan dengarkan kembali untuk menilai intonasi yang kamu gunakan. Cobalah untuk mengevaluasi dan memperbaiki intonasi agar sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.

  4. Latih dengan seni peran. Cobalah untuk berperan dalam skenario yang membutuhkan intonasi berbeda-beda dan latih untuk membuat intonasi yang tepat sesuai dengan peran.

  5. Latihlah secara teratur. Latihlah intonasi secara teratur untuk menjaga agar tetap dalam kondisi yang baik dan memiliki kemampuan yang baik saat berbicara di depan audiens.

Tips Intonasi dalam public speaking

Setelah melatih intonasi dengan baik, anda perlu menyiapkan diri untuk dan mental untuk melakukan public speaking yang mampu meyakinkan audiens. Berikut adalah beberapa tips dan trik intonasi yang mampu meyakinkan audiens dan menguatkan pesan ketika melakukan public speaking:


  1. Pertimbangkan intonasi sesuai dengan situasi dan isi presentasi. Intonasi yang berbeda dapat digunakan untuk menunjukkan emosi, memperkuat poin, dan memperlihatkan kepentingan.

  2. Gunakan variasi intonasi untuk membuat presentasi lebih menarik. Ini termasuk meningkatkan suara untuk menunjukkan antusiasme, menurunkan suara untuk memberikan kesan misterius, dan menggunakan suara yang berbeda untuk membedakan antara berbagai bagian presentasi.

  3. Latihlah intonasi saat berlatih presentasi. Berkonsentrasilah pada bagaimana intonasi mempengaruhi makna dan cara audiens menerima pesan.

  4. Jangan terlalu memaksakan intonasi. Ini dapat membuat presentasi terdengar tidak alami dan membingungkan audiens.


Dalam menyampaikan pesan dengan efektif, intonasi sangat penting untuk membantu meyakinkan audiens dan menguatkan pesan. Dengan memahami bagaimana intonasi mempengaruhi perasaan dan pikiran audiens, kita dapat memanfaatkannya untuk membuat presentasi yang lebih menarik dan memukau. Oleh karena itu, sebagai public speaker, penting untuk berlatih dan memperbaiki keterampilan intonasi agar dapat memberikan presentasi yang memukau dan meninggalkan kesan yang baik pada audiens.



Jangan ragu untuk berlatih dan memperbaiki keterampilan intonasi agar dapat meningkatkan kemampuan public speaking.

Referensi:

Carnegie, D. (1981). How to Win Friends and Influence People. Simon & Schuster.


bottom of page